Candi Pawon

Candi Pawon

Indonesia, negara kepulauan yang kaya akan sejarah dan budaya, menyimpan banyak peninggalan bersejarah yang mengagumkan. Salah satunya adalah Candi Pawon, sebuah candi Buddha yang terletak di Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Candi ini sering disebut juga sebagai Wisata Candi Pawon karena lokasinya tidak terlalu jauh dari Jogja.

Sejarah Singkat Candi Pawon

Candi Pawon diperkirakan dibangun pada abad ke-8 hingga ke-9 Masehi oleh Wangsa Syailendra. Mereka adalah salah satu dinasti terkuat di Jawa pada masanya. Candi ini ditemukan pada akhir abad ke-19 dalam kondisi rusak dan tertimbun semak belukar. Pemugaran Candi Pawon pertama kali dilakukan pada tahun 1897 oleh Van Erp, seorang arsitek Belanda. Pemugaran tersebut dilanjutkan kembali pada tahun 1903 dan 1908.

Menurut ahli epigrafi J.G. de Casparis, nama Candi Pawon atau Situs Pawon berasal dari bahasa Jawa ‘awu’ yang berarti ‘abu’. Hal ini didukung oleh penemuan beberapa arca Buddha yang terbuat dari batu andesit dan dilapisi emas di dalam candi. Arca-arca tersebut diperkirakan merupakan abu jenazah Raja Indra, raja ketiga dari Wangsa Syailendra yang berkuasa pada tahun 782-812 Masehi.

Salah satu teori yang paling populer adalah bahwa Candi Pawon digunakan sebagai tempat penyimpanan peralatan ritual. Teori ini didasarkan pada fakta bahwa Candi Pawon terletak di dekat Candi Borobudur. Candi Borobudur sendiri merupakan tempat ibadah penting bagi umat Buddha. Peralatan ritual yang disimpan di Candi Pawon dapat digunakan dalam upacara keagamaan di Candi Borobudur.

Candi Pawon juga memiliki makna spiritual bagi umat Buddha. Candi ini merupakan tempat perabuan Raja Indra, yang dipercaya telah mencapai fase Bodhisattva. Bodhisattva adalah makhluk yang telah mencapai tingkat kesucian tertinggi, namun tetap berniat untuk membantu makhluk lain mencapai pencerahan.

Teori lain yang juga menarik adalah bahwa Wisata Candi Pawon digunakan sebagai tempat bersemayamnya arca-arca Buddha. Teori ini didasarkan pada penemuan beberapa arca Buddha di dalam candi. Namun, arca-arca tersebut telah hilang seiring berjalannya waktu.

Selain itu, Candi Pawon juga dianggap sebagai gerbang dari Candi Borobudur. Gerbang di sini dapat diartikan sebagai simbol dari suatu tempat yang dapat menjadi sarana untuk menyucikan diri.

candi pawon

Daya Tarik Wisata Candi Pawon

Candi Pawon memiliki beberapa daya tarik yang menarik untuk dikunjungi. Di antaranya adalah:

Relief yang Unik

Relief-relief di Candi Pawon menggambarkan berbagai kisah dan ajaran Buddha. Relief-relief tersebut memiliki motif yang unik dan berbeda dari candi-candi Buddha lainnya. Relief-relief tersebut didominasi oleh makhluk berbentuk burung dengan kepala seperti manusia. Makhluk-makhluk ini disebut sebagai Kinnara dan Kinari.

Kinnara dan Kinari adalah makhluk mitologis yang sering digambarkan dalam seni Buddha. Mereka adalah makhluk yang memiliki tubuh bagian atas seperti manusia dan tubuh bagian bawah seperti burung. Makhluk-makhluk ini sering digambarkan sebagai simbol kebahagiaan dan keindahan.

Celah-Celah di Dinding

Celah-celah di dinding Candi Pawon merupakan pintu masuk dan ventilasi. Celah-celah ini sangat tidak lazim untuk ditemukan di sebuah candi. Pada umumnya, candi-candi Buddha memiliki pintu masuk yang tertutup.

Celah-celah di Candi Pawon memiliki makna simbolis. Celah-celah tersebut melambangkan jalan menuju pencerahan. Jalan menuju pencerahan adalah jalan yang terbuka dan tidak tertutup.

Bisa Diakses dari Dalam dan Luar

Candi Pawon memiliki ciri khas yang unik, yaitu adanya celah-celah di dindingnya. Celah-celah tersebut merupakan pintu masuk dan ventilasi. Celah-celah ini sangat tidak lazim untuk ditemukan di sebuah candi.

Selain melalui celah-celah di dinding, pengunjung juga dapat masuk ke dalam Wisata Candi Pawon melalui pintu utama. Pintu utama Candi Pawon terletak di dinding depan candi. Pintu utama ini cukup besar dan dapat dimasuki oleh orang dewasa.

Sarat Akan Cerita Sejarah

Candi Pawon memiliki sejarah yang panjang dan menarik. Candi ini diperkirakan dibangun pada abad ke-8 hingga ke-9 Masehi oleh Wangsa Syailendra. Wangsa Syailendra merupakan salah satu dinasti terkuat di Jawa pada masanya.

Candi Pawon memiliki hubungan erat dengan Candi Borobudur. Candi Pawon diperkirakan merupakan tempat perabuan Raja Indra, raja ketiga dari Wangsa Syailendra. Candi Pawon juga merupakan tempat transit bagi para peziarah yang akan menuju Candi Borobudur.

Penuh dengan Misteri

Candi Pawon memiliki banyak misteri yang belum terungkap. Salah satu misteri terbesar Candi Pawon adalah tentang tujuan pembangunannya. Ada beberapa teori yang menjelaskan tujuan pembangunan Candi Pawon. Teori yang paling populer adalah bahwa Candi Pawon merupakan tempat perabuan Raja Indra. 

Teori lain menyebutkan bahwa Candi Pawon merupakan tempat penyimpanan arca-arca Buddha. Misteri-misteri yang menyelimuti Candi Pawon ini justru menambah daya tarik candi ini bagi para wisatawan dan peneliti.

Baca Juga : Candi Ngawen

Berkeliling Desa Borobudur

Berkeliling Desa Borobudur adalah aktivitas wisata yang menyenangkan untuk dilakukan. Pengunjung dapat menikmati pemandangan alam yang indah dan asri di desa ini. Desa Borobudur memiliki persawahan yang luas, pepohonan yang rindang, dan udara yang sejuk.

Ada dua cara untuk berkeliling Desa Borobudur, yaitu dengan berjalan kaki atau bersepeda. Pengunjung dapat berjalan kaki menyusuri jalan desa dan menikmati pemandangan di sepanjang jalan. Bersepeda adalah cara lain yang lebih cepat dan menyenangkan. Pengunjung dapat bersepeda mengelilingi desa dan berhenti sejenak di tempat-tempat yang menarik.

Keliling Desa Naik Andong

Naik andong adalah aktivitas wisata yang unik dan menarik di area Wisata Candi Pawon. Pengunjung dapat naik andong untuk berkeliling kompleks Candi Pawon. Aktivitas ini sangat cocok dilakukan bersama keluarga dan anak-anak.

Naik andong adalah cara yang menyenangkan untuk menikmati pemandangan Candi Pawon dan Desa Borobudur. Pengunjung dapat bersantai sambil menikmati perjalanan dan pemandangan di sekitar.

Berburu Foto Instagramable

Candi Pawon memang merupakan destinasi wisata yang memiliki daya tarik luar biasa, terutama sebagai spot foto Instagramable. Di sini, pengunjung akan menemukan beberapa sudut yang sempurna untuk mengabadikan momen spesial. Misalnya seperti desain arsitektur yang simetris, desain klasik yang sangat khas hingga arca Buddha.

Banyak pengunjung yang berfoto di depan candi dengan latar Candi Pawon secara utuh. Ada juga yang berfoto dengan mengambil angle tertentu dari candi tersebut. Ini tergantung bagaimana teknik atau skills pengunjung dalam berfoto.

candi pawon

Jam Buka dan Harga Tiket Terbaru

Candi Pawon melayani kunjungan wisatawan setiap hari, termasuk hari libur nasional. Candi Pawon buka dari pukul 09.00 hingga pukul 17.30 WIB. 

Berikut adalah daftar harga tiket masuk Candi Pawon yang terbaru:

  • Tiket Masuk Wisatawan Domestik – Rp10.000,00
  • Tiket Masuk Wisatawan Mancanegara – Rp20.000,00
  • Parkir Mobil – Rp5.000,00
  • Parkir Motor – Rp2.000,00

Wisata Candi Pawon tidak pernah sepi dari kegiatan wisatawan. Setiap hari ada wisatawan dari berbagai kota, terutama yang ingin berkunjung ke Candi Borobudur kemudian mampir ke sini. Ini wajar saja karena Candi Pawon terletak tidak jauh dari Candi Borobudur yang melegenda. Baik untuk anda jika berkunjung ke Candi Pawon, sebab di sini anda akan banyak menemukan keajaiban dari wisata masa lalu. Paket wisata Jogja Arkadewi Tour.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top